Rabu, 04 Agustus 2010

Diet untuk Penderita Gagal Ginjal

Seseorang yang sudah mengalami gagal ginjal harus menjaga pola makannya karena banyak makanan yang justru bisa memperparah kondisi penyakitnya. Penderita sakit ginjal tidak bisa mengonsumsi buah dan sayur sesukanya, dengan jumlah yang sama seperti orang sehat.
Harus dipahami bahwa ada sayur dan buah yang berpotensi memperparah kondisi kesehatan penderita. Oleh karena itu, penderita gagal ginjal harus benar-benar mengetahui kandungan buah dan sayur yang mereka konsumsi.
"Penderita gagal ginjal sebaiknya mengurangi konsumsi buah-buahan karena sebagian buah-buahan berkadar Kalium (potassium) tinggi," ujar dokter Dian Novita Chandra, M.Gizi, Staf Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia kepada Warta Kotabelum lama mi.
Kadar kalium yang sangat tinggi (hiperkalemia) dapat menyebabkan irama jantung terganggu. Penderita harus bisa membatasi jumlah konsumsi buah setiap harinya. Misalnya buah apel, penderita ginjal hanya bisa mengonsumsi setengahnya saja. Namun yang juga harus diingat, jika kondisi penderita ginjal sudah tidak bisa lagi berkermh, maka sebaiknya hentikan konsumsi buah dan sayur hingga lancar berkemih.
Sementara itu, bagi penderita yang belum menjalani cuci darah. dianjurkan untuk melakukan diet rendah protein 40-45 gram/hari. Hal ini tentunya tergantung fungsi ginjal penderita yang dapat diketahui dengan pemeriksaan laboratorium. Jika fungsi ginjal kurang dari 15 persen, maka pertu melakukan cuci darah.
Lain lagi pada penderita gagal ginjal yang sudah lama alias menahun atau kronis. Penderita gagal ginjal kronis harus menjalani diet ketat dengan beberapa tujuan yaitu untuk mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh dan untuk menjaga agar penderita dapat beraktivitas seperti orang normal. 
Prinsip diet penderita gagal ginjal kronis
1. Diet lunak atau biasa


2. Sebagai sumber karbohidrat: gula pasir, selai, sirup, dan permen.


3. Cukup energi dan rendah protein


4. Sebagai sumber protein, diutamakan protein hewani, misalnya: susu, sapi,     daging, dan ikan. Banyaknya sesuai dengan kegagalan fungsi ginjal penderita.


5. Sebagai sumber lemak, diutamakan lemak tidak jenuh, dengan kebutuhan sekitar 25 persen dari total energi yang diperlukan.


6. Untuk kebutuhan air, dianjurkan sesuai dengan jumlah urine 24 jam; sekitar 500 mililiter melalui minuman dan makanan.


7. Untuk kebutuhan kalium dan natrium dengan keadaan penderita.


8. Untuk kebutuhan kalori, sekitar 35 Kkal/Kg berat badan/hari.


9. Membatasi asupan garam dapur jika ada hipertensi(darah tinggi) atau edema (bengkak).


10. Dianjurkan juga mengonsumsi agar-agar karena selain mengandung sumber energi juga mengandung serat yang larut.
Makanan yang sebaiknya dibatasi
1. Sumber karbohidrat seperti: nasi, jagung, kentang, makaroni, pasta, hevermout, ubi.


2. Protein hewani, seperti: daging kambing, ayam, ikan, hati, keju, udang, telur.


3. Sayuran dan buah-buahan tinggi kalium, seperti: apel, alpukat, jeruk, pisang, pepaya dan daun pepaya, seledri, kembang kol, peterseli, buncis. 

Semangka, Efektif Merampingkan Perut

Coba ingat, buah apa yang manis dan segar sehingga efektif dalam menghilangkan dahaga? Mungkin Anda akan menyebut semangka. Serunya, semangka ternyata memiliki banyak kelebihan yang tak terduga.

Seperti tomat, semangka mengandunglycopene, antioksidan yang membantu melawan penyakit jantung dan mengurangi berbagai tipe kanker, khususnya kanker prostat. Bahkan, menurut USDA Caratenoid Database, kandungan lycopene pada semangka lebih tinggi di antara sayuran dan buah-buahan lain.

Semangka tergolong buah yang bebas lemak, rendah kalori, dan karenanya dianggap sebagai makanan untuk diet yang ideal. Meskipun begitu, buah ini menjadi sumber energi yang baik. Semangka juga bisa menjadi asupan multivitamin. Dengan mengonsumsi dua cangkir semangka saja (yang sudah dipotong-potong), Anda sudah mendapatkan asupan vitamin A, B6, dan C. 

Vitamin A, seperti sudah Anda ketahui, baik untuk kesehatan mata. Konsumsi buah ini secara teratur bisa membantu mencegah rabun senja dan mendongkrak kekebalan dengan cara meningkatkan fungsi melawan infeksi dari sel-sel darah putih yang disebut lymphocytes.

Adapun vitamin B6-nya digunakan tubuh untuk memproduksi senyawa kimia pada otak, seperti serotonin, melatonin, dan dopamin. Dalam berbagai penelitian sebelumnya terlihat, senyawa kimia ini membantu tubuh mengatasi kegelisahan dan kepanikan. Vitamin B6 juga berperan dalam mengubah protein menjadi energi.

Adapun vitamin C berfungsi membantu menguatkan sistem kekebalan untuk melawan infeksi dan virus, menyembuhkan luka, mencegah kerusakan sel-sel akibat radikal bebas (yang dapat mempercepat penuaan dan kondisi seperti katarak), serta membantu kesehatan gigi dan gusi.

Dua cangkir semangka juga menjadi sumber potasium, mineral yang diperlukan untuk keseimbangan air dan ditemukan di dalam setiap sel. Potasium juga membantu memelihara kadar elektrolit pada tubuh dan keseimbangan asam-basa, serta membantu menurunkan risiko tekanan darah tinggi. Tak kalah pentingnya, potasium juga membantu fungsi otot dan saraf.

Lalu, bagaimana semangka membantu mengecilkan perut?

Seperti telah disebutkan di awal tulisan, semangka baik untuk menghilangkan dahaga. Buah dengan kombinasi warna hijau, putih, dan merah ini memiliki kandungan air yang tinggi, dan membantu mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi umumnya menyebabkan tubuh menahan lebih banyak air sehingga menimbulkan pembengkakan dan perut kembung. Pada saat itu, Anda disarankan untuk banyak minum air putih.
Dengan mengonsumsi semangka, Anda membuat tubuh terhidrasi. Ketika tubuh cukup terhidrasi, metabolisme akan meningkat. Nah, metabolisme yang lebih tinggi ini akan membuat lebih banyak kalori yang terbakar per hari. Karena mengandung diuretik alami, semangka juga akan membuat Anda sering buang air kecil. Dengan sendirinya, perut yang membuncit akibat kembung pun akan mengempis.

Selain semangka, ada beberapa jenis makanan lain yang "ramah perut", seperti:

Blueberry

Penelitian terbaru mengaitkan buah yang kaya antioksidan ini dengan pengurangan lemak perut. 
Asparagus
Sayuran yang enak dibikin sup ini merupakan diuretik alami yang membantu menghilangkan berat air.
Salmon
Makanan yang kaya lemak omega-3 ini membantu melancarkan pencernaan.

Buah sitrus
Memasukkan perasan buah-buahan sitrus ini ke dalam air minum juga akan melancarkan pencernaan.

Erosi Serviks

Erosi serviks adalah hilangnya sebagian / seluruh permukaan epitel squamous dari serviks. Jaringan yang normal pada permukaan dan atau mulut serviks digantikan oleh jaringan yang mengalami inflamasi dari kanalis serviks. Jaringan endoserviks ini berwarna merah dan granuler, sehingga serviks akan tampak merah, erosi dan terinfeksi. Erosi serviks dapat menjadi tanda awal dari kanker serviks.
Erosi serviks dapat dibagi menjadi 3:
1.    Erosi ringan : meliputi<=1/3 total area serviks
2.    Erosi sedang : meliputi 1/3-2/3 total area serviks
3.    Erosi berat : meliputi<=2/3 total area serviks
Penyebab erosi serviks :
1.    Level estrogen : erosi serviks merupakan respons terhadap sirkulasi estrogen dalam tubuh
a.    Dalam kehamilan : erosi serviks sangat umum ditemukan dalam kehamilan karena level estrogen yang tinggi.  Erosi serviks dapat menyebabkan perdarahan minimal selama kehamilan, biasanya saat berhubungan seksual ketika penis menyentuh serviks. Erosi akan menghilang spontan 3-6 bulan setelah melahirkan.


b.    Pada wanita yang mengkonsumsi pil KB : erosi serviks lebih umum terjadi pada wanita yang mengkonsumsi pil KB dengan level estrogen yang tinggi.
c.    Pada bayi baru lahir : erosi serviks ditemukan pada 1/3 dari bayi wanita dan akan menghilang pada masa anak-anak oleh karena respon maternal saat bayi berada di dalam rahim
d.    Wanita yang menjalani Hormon Replacement Therapy (HRT): karena penggunaan estrogen pengganti dalam tubuh berupa pil, krim , dll.

2.    Infeksi: teori bahwa infeksi menjadi penyebab erosi serviks mulai menghilang. Bukti-bukti menunjukkan bahwa infeksi tidak menyebabkan erosi, tapi kondisi erosi akan lebih mudah terserang bakteri dan jamur sehingga mudah terserang infeksi.

3.    Penyebab lain : infeksi kronis di vagina, douche dan kontrasepsi kimia dapat mengubah level keasaman vagina dan sebabkan erosi serviks. Erosi serviks juga dapat disebabkan karena trauma (hubungan seksual, penggunaan tampon, benda asing di vagina, atau terkena speculum). 

Gejala erosi serviks:
1.    Mayoritas tanpa gejala
2.    Perdarahan vagina abnormal (yang tidak berhubungan dengan siklus menstruasi) yang terjadi :
�                     Setelah berhubungan seksual (poscoital)
�                     Diantara siklus menstruasi
�                     Disertai keluarnya cairan mucus yang jernih / kekuningan, dapat berbau jika     disertai infeksi vagina.
3.    Saat pemeriksaan : dapat berdarah
4.    Erosi serviks disebabkan oleh inflamasi, sehingga sekresi serviks meningkat secara signifikan, berbentuk mucus, mengandung banyak sel darah putih, sehingga ketika sperma  melewati serviks akan mengurangi vitalitas sperma dan menyulitkan perjalanan sperma. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya infertilitas pada wanita.

Kanker Payudara

Apakah kanker payudara itu ?
Bila pada suatu tempat di badan kita terdapat pertumbuhan sel-sel yang berlebihan, maka akan terjadi suatu benjolan atau tumor. Tumor ini dapat bersifat jinak maupun ganas. Tumor yang ganas inilah yang disebut dengan kanker. Tumor ganas mempunyai sifat yang khas, yaitu dapat menyebar luas ke bagian lain di seluruh tubuh untuk berkembang menjadi tumor yang baru. Penyebaran ini disebut metastase. Kanker mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Ada yang tumbuh secara cepat, ada yang tumbuh tidak terlalu cepat, seperti kanker payudara.
Sel kanker payudara yang pertama dapat tumbuh menjadi tumor sebesar 1 cm pada waktu 8-12 tahun. Sel kanker tersebut diam pada kelenjar payudara. Sel-sel kanker payudara ini dapat menyebar melalui aliran darah ke seluruh tubuh. Kapan penyebaran itu berlangsung, kita tidak tahu. Sel kanker payudara dapat bersembunyi di dalam tubuh kita selama bertahun-tahun tanpa kita ketahui, dan tiba-tiba aktif menjadi tumor ganas atau kanker.


Perkembangan kanker

Stadium I (stadium dini)
Besarnya tumor tidak lebih dari 2 - 2,25 cm, dan tidak terdapat penyebaran (metastase) pada kelenjar getah bening ketiak. Pada stadium I ini, kemungkinan penyembuhan secara sempurna adalah 70 %. Untuk memeriksa ada atau tidak metastase ke bagian tubuh yang lain, harus diperiksa di laboratorium.

Stadium II
Tumor sudah lebih besar dari 2,25 cm dan sudah terjadi metastase pada kelenjar getah bening di ketiak. Pada stadium ini, kemungkinan untuk sembuh hanya 30 - 40 % tergantung dari luasnya penyebaran sel kanker. Pada stadium I dan II biasanya dilakukan operasi untuk mengangkat sel-sel kanker yang ada pada seluruh bagian penyebaran, dan setelah operasi dilakukan penyinaran untuk memastikan tidak ada lagi sel-sel kanker yang tertinggal.

Stadium III
Tumor sudah cukup besar, sel kanker telah menyebar ke seluruh tubuh, dan kemungkinan untuk sembuh tinggal sedikit. Pengobatan payudara sudah tidak ada artinya lagi. Biasanya pengobatan hanya dilakukan penyinaran dan chemotherapie (pemberian obat yang dapat membunuh sel kanker). Kadang-kadang juga dilakukan operasi untuk mengangkat bagian payudara yang sudah parah. Usaha ini hanya untuk menghambat proses perkembangan sel kanker dalam tubuh serta untuk meringankan penderitaan penderita semaksimal mungkin.


Pencegahan awal
Perlu untuk diketahui, bahwa 9 di antara 10 wanita menemukan adanya benjolan di payudaranya. Untuk pencegahan awal, dapat dilakukan sendiri. Sebaiknya pemeriksaan dilakukan sehabis selesai masa menstruasi. Sebelum menstruasi, payudara agak membengkak sehingga menyulitkan pemeriksaan. Cara pemeriksaan adalah sebagai berikut :



  • Berdirilah di depan cermin dan perhatikan apakah ada kelainan pada payudara. Biasanya kedua payudara tidak sama, putingnya juga tidak terletak pada ketinggian yang sama. Perhatikan apakah terdapat keriput, lekukan, atau puting susu tertarik ke dalam. Bila terdapat kelainan itu atau keluar cairan atau darah dari puting susu, segeralah pergi ke dokter.
  • Letakkan kedua lengan di atas kepala dan perhatikan kembali kedua payudara.
  • Bungkukkan badan hingga payudara tergantung ke bawah, dan periksa lagi.
  • Berbaringlah di tempat tidur dan letakkan tangan kiri di belakang kepala, dan sebuah bantal di bawah bahu kiri. Rabalah payudara kiri dengan telapak jari-jari kanan. Periksalah apakah ada benjolan pada payudara. Kemudian periksa juga apakah ada benjolan atau pembengkakan pada ketiak kiri.
  • Periksa dan rabalah puting susu dan sekitarnya. Pada umumnya kelenjar susu bila diraba dengan telapak jari-jari tangan akan terasa kenyal dan mudah digerakkan. Bila ada tumor, maka akan terasa keras dan tidak dapat digerakkan (tidak dapat dipindahkan dari tempatnya). Bila terasa ada sebuah benjolan sebesar 1 cm atau lebih, segeralah pergi ke dokter. Makin dini penanganan, semakin besar kemungkinan untuk sembuh secara sempurna
  • Lakukan hal yang sama untuk payudara dan ketiak kanan.
Pengobatan lanjut
Bila ditemukan adanya benjolan, biasanya dokter akan menyarankan untuk dilakukan pemeriksaanmammografie. Mammografie adalah pemeriksaan payudara dengan alat rontgen dan merupakan suatu cara pemeriksaan yang sederhana, tidak sakit, dan hanya memakan waktu 5 - 10 menit saja. Saat terbaik untuk menjalani pemeriksaan mammografie adalah seminggu setelah selesai menstruasi. Caranya adalah meletakkan payudara secara bergantian antara 2 lembar alas, kemudian dibuat foto rontgen dari atas ke bawah, kemudian dari kiri ke kanan. Hasil foto ini akan diperiksa oleh dokter ahli radiologi. Sebuah benjolan sebesar 0,25 cm sudah dapat terlihat pada mammogram.
Cara lainnya adalah dengan operasi kecil untuk mengambil contoh jaringan (biopsi) dari benjolan itu, kemudian diperiksa di bawah mikroskop laboratorium patologi anatomi. Bila diketahui dan dipastikan bahwa benjolan itu adalah kanker, maka payudara harus diangkat seluruhnya untuk menghindari penyebaran ke bagian tubuh yang lain.



Siapakah yang harus menjalani pemeriksaan mammografie ?

  • Wanita yang berumur lebih dari 50 tahun.
  • Wanita yang memiliki ibu atau saudara perempuan yang pernah menderita kanker payudara.
  • Wanita yang pernah menjalani pengangkatan salah satu payudaranya. Wanita dalam golongan ini harus berada dalam pengawasan yang ketat.
  • Wanita yang belum pernah melahirkan anak. Ternyata pada golongan ini sering dijumpai serangan kanker payudara.
Ps. dengan pola makan kita yg tidak baik seperti sekarang ini, semua wanita d anjurkan rutin memeriksakan payudaranya, setidaknya dengan USG.

Tabel Jumlah Kolestrol pada Makanan




Jenis MakananKolestrol
(mg/10 gr)
Kategori
Jenis makanan yang aman dikonsumsi karena kadar kolestrol yang rendah
Putih telur ayam0sehat
Teripang0sehat
Susu sapi non fat0sehat
Daging ayam / daging bebek pilihan tanpa kulit50sehat
Ikan air tawar55sehat
Daging sapi / daging babi pilihan tanpa lemak60sehat
Daging kelinci65sehat
Daging kambing tanpa lemak70sehat
Ikan ekor kuning85sehat
Jenis makanan yang boleh dikonsumsi sekali-kali
Daging asap (ham / smoke beef)98sekali-sekali
Iga sapi100sekali-sekali
Iga babi105sekali-sekali
Daging sapi105sekali-sekali
Burung dara120sekali-sekali
Ikan bawal120sekali-sekali
Jenis makanan yang perlu diperhatikan untuk dikonsumsi karena kadar kolestrol yang cukup tinggi
Daging sapi berlemak125hati-hati
Gajih sapi130hati-hati
Gajih kambing130hati-hati
Daging babi berlemak130hati-hati
Keju140hati-hati
Sosis daging150hati-hati
Kepiting150hati-hati
Udang160hati-hati
Kerang160hati-hati
Siput160hati-hati
Belut185hati-hati
Jenis makanan yang berbahaya untuk dikonsumsi karena kandungan kolestrol yang tinggi.
Santan185berbahaya
Gajih babi200berbahaya
Susu sapi250berbahaya
Susu sapi cream280berbahaya
Coklat290berbahaya
Margarin / Mentega300berbahaya
Jeroan sapi380berbahaya
Jeroan babi420berbahaya
Kerang putih / tiram450berbahaya
Jeroan kambing610berbahaya
Jenis makanan yang pantang untuk dikonsumsi karena kandungan kolestrol yang sangat tinggi.
Cumi-cumi1170pantang
Kuning telur ayam2000pantang
Otak sapi2300pantang
Otak babi3100pantang
Telur burung puyuh3640pantang

K O L E S T R O L

Apa itu kolesterol?

Kata Kolesterol sudah sering kita dengar sehari-hari. Kata kolesterol sangat melekat dengan hal-hal seputar makanan yang lezat, berat badan yang berlebihan, usia, dan lain sebagainya. Kolesterol cenderung dikenal sebagai sesuatu yang negatif dan harus kita hindari.

Apa kolesterol sebenarnya?

Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks, yang 80% dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan20% sisanya dari luar tubuh (zat makanan) untuk bermacam-macam fungsi di dalam tubuh, antara lain membentuk dinding sel.
Kolesterol yang berada dalam zat makanan yang kita makan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tetapi, sejauh pemasukan ini seimbang dengan kebutuhan, tubuh kita akan tetap sehat.
Kolesterol tidak larut dalam cairan darah, untuk itu agar dapat dikirim ke seluruh tubuh perlu dikemas bersama protein menjadi partikel yang disebut Lipoprotein, yang dapat dianggap sebagai 'pembawa' (carrier) kolesterol dalam darah.

Apakah kolesterol berbahaya?

Kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) Jenis kolesterol ini berbahaya sehingga sering disebut juga sebagai kolesterol jahat. Kolesterol LDL mengangkut kolesterol paling banyak di dalam darah. Tingginya kadar LDL menyebabkan pengendapan kolesterol dalam arteri. Kolesterol LDL merupakan faktor risiko utama penyakit jantung koroner sekaligus target utama dalam pengobatan.

Kolesterol HDL (High Density Lipoprotein)
Kolesterol ini tidak berbahaya. Kolesterol HDL mengangkut kolesterol lebih sedikit dari LDL dan sering disebut kolesterol baik karena dapat membuang kelebihan kolesterol jahat di pembuluh darah arteri kembali ke hati, untuk diproses dan dibuang. HDL mencegah kolesterol mengendap di arteri dan melindungi pembuluh darah dari proses Aterosklerosis (terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah).

Trigliserida

Selain LDL dan HDL, yang penting untuk diketahui juga adalah Trigliserida, yaitu satu jenis lemak yang terdapat dalam darah dan berbagai organ dalam tubuh. Meningkatnya kadar trigliserida dalam darah juga dapat meningkatkan kadar kolesterol. Sejumlah faktor dapat mempengaruhi kadar trigliserida dalam darah seperti kegemukan, konsumsi alkohol, gula, dan makanan berlemak.
Tingginya kadar trigliserida (TG) dapat dikontrol dengan diet rendah karbohidrat.

Mengapa Harus Dikontrol?

Mengapa kadar kolesterol harus dikontrol? Karena jika kadar kolesterol di dalam darah (terutama LDL) melebihi nilai normal, maka risiko terkena penyakit jantung koroner dan stroke akan lebih besar.
Kolesterol LDL yang berlebihan dapat mengendap pada dinding pembuluh darah yang akan mengakibatkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah, atau disebut dengan aterosklerosis (terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah).
Bila penyempitan dan pengerasan ini cukup berat, maka suplai darah ke otot jantung tidak cukup jumlahnya, dan timbullah rasa sakit atau nyeri dada yang disebut sebagai angina dan bila berlanjut akan menyebabkan kematian jaringan otot jantung yang disebut Infark miokard.
Jika ini menyebar luas, maka akan menyebabkan kondisi yang disebut gagal jantung (heart failure).
Jika sumbatan ini menyerang pembuluh darah otak, maka akan terjadi stroke. Di sinilah kolesterol (khususnya LDL) berperan negatif terhadap kesehatan dan harus selalu dikontrol.

                       Kolesterol & Penyakit

Penyakit Jantung Koroner

Siapapun dapat memiliki kadar kolesterol tinggi, orang tua maupun muda, gemuk maupun kurus, dan seterusnya.


Penderita kadar kolesterol tinggi (khususnya LDL) adalah sasaran utama untuk menderita penyakit kardioserebrovaskular, termasuk penyakit jantung koroner. Fakta menunjukan 80% pasien penyakit jantung meninggal mendadak karena penyakit jantung koroner, dan bahkan 50% di antaranya tanpa gejala sebelumnya.


Penyakit ini disebabkan oleh kadar kolesterol LDL berlebihan yang membentuk plak aterosklerosis pada pembuluh darah koroner jantung dan mengakibatkan otot jantung tidak menerima aliran darah yang cukup. Kolesterol LDL merupakan faktor risiko utama penyakit jantung koroner. Selain LDL, faktor risiko lain yang harus diukur dan diketahui adalah:
  1. Merokok
  2. HDL rendah (< 40 mg/dl)
  3. Hipertensi (tekanan darah tinggi) >140/90 mmHg atau
    sedang dalam pengobatan antihipertensi
  4. Usia Pria > 45 tahun, dan wanita > 65 tahun
  5. Adanya riwayat keluarga langsung/sedarah yang menderita
    penyakit jantung/stroke:
    Jika Pria :             < 55 tahun
    Jika Wanita :        < 65 tahun
Gejala-gejala penyakit jantung koroner adalah:
  1. Rasa tertekan (seperti ditimpa beban, nyeri, terjepit, diperas, terbakar) di dada, dan dapat menjalar ke lengan kiri, leher, dan punggung.
  2. Tercekik atau sesak selama lebih dari 20 menit Keringat dingin, lemah, jantung berdebar, dan pingsan 
  3. Berkurang jika beristirahat, tetapi bertambah berat dengan aktivitas
Mulailah kontrol kolesterol Anda sekarang untuk mendeteksi risiko penyakit jantung secara dini!

strokePenyakit Stroke

Selain dapat menyumbat pembuluh darah ke jantung, plak aterosklerosis juga dapat menyumbat pembuluh darah otak sehingga otak tidak menerima aliran darah, atau yang sering disebut dengan stroke.


Waspadai gejala-gejala serangan stroke:
  • ¤  Gejala yang sifatnya ringan: bicara tiba-tiba jadi pelo
  • ¤  Gejala yang sifatnya berat: kelumpuhan anggota gerak tubuh, wajah menjadi tidak simetris atau bahkan jika terjadi perdarahan otak dapat menyebabkan KEMATIAN
Waspadai gejala tersebut dan ambil tindakan yang cepat agar tidak menjadi lebih parah.
Mulailah kontrol kolesterol Anda sekarang dan hidup bebas dari stroke!


Diabetes Mellitus (Kencing Manis)

Diabetes Mellitus atau Kencing Manis adalah keadaan di mana kadar gula darah melebihi batas normal. Diabetes yang tidak terkontrol dengan kadar glukosa yang tinggi cenderung meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam tubuh. Kolesterol LDL pada penderita Diabetes lebih ganas karena bentuknya lebih padat dan ukurannya lebih kecil (Small Dense LDL) sehingga sangat mudah masuk dan menempel pada lapisan pembuluh darah yang lebih dalam (Aterogenik).Sehingga pada penderita Diabetes Mellitus kematian utama disebabkan oleh penyakit kardioserebrovaskular. Pasien Diabetes Mellitus sangat penting untuk menekan kolesterol khususnya LDL hingga <100mg/dL. Hal ini disebabkan karena Diabetes Mellitus adalah kondisi yang dianggap sama dengan orang yang terkena penyakit jantung koroner.
Bahkan pada pasien Diabetes Mellitus yang sudah terkena penyakit jantung koroner, target LDL-nya lebih rendah lagi yakni < 70 mg/dL. Kadar gula darah yang tinggi dan berlangsung lama akan memicu terjadinya aterosklerosis pada arteri koroner dan menyebabkan penyakit jantung koroner. Bahkan pasien dengan diabetes cenderung mengalami gangguan jantung pada usia yang masih muda. Bila Anda menderita penyakit Diabetes, mulailah kontrol kolesterol Anda sekarang!

Disfungsi Ereksi (Gangguan Ereksi)

Salah satu penyakit yang paling menakutkan bagi para lelaki dewasa adalah ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi penis yang memadai untuk melakukan hubungan seksual yang memuaskan, atau yang disebut disfungsi ereksi. Lalu, apa hubungannya dengan kolesterol? Pembentukan plak aterosklerosis akibat kolesterol tinggi dapat terjadi pada pembuluh darah  penis (penyumbatan pada arteri dorsalis penis) sehingga menyebabkan penis tidak mendapatkan aliran darah yang cukup untuk ereksi. Kontrol Kolesterol Anda dan pertahankan hubungan seksual yang memuaskan.

Kenapa Harus Dikontrol

Kolesterol yang tinggi (hiperkolesterolemia) memang tidak terlihat dan seringkali tidak bergejala,
kecuali dengan melakukan Check Up (periksa darah) secara berkala paling tidak 6 bulan sekali setelah berkonsultasi kesehatan dengan dokter.
Namun demikian kolesterol harus tetap dikontrol dengan memiliki gaya hidup yang sehat seperti:
  1. Diet rendah lemak
  2. Berhenti merokok
  3. Berat badan yang seimbang
  4. Olah raga teratur
Jika segala upaya yang telah dilakukan tetap tidak mencapai target LDL yang dianjurkan,
maka obat dapat dijadikan sebagai alternatif lain.