Kamis, 12 Agustus 2010

Hanya sebuah Note



  • "Makan kismis hitam yang telah direbus dengan susu dapat memulihkan kekuatan seksual. Makan rebusan kismis ini juga disertai dengan minum susu, dimulai dengan 30 gram kismis dan 200 ml susu sebanyak 3 kali sehari."
  • "Merendam kaki dengan air dingin, dengan suhu 7,2-12,7 derajat celcius selama 1 atau 2 menit, dapat meredakan sumbatan otak dan pendarahan rahim. Juga membantu dalam perawatan keseleo, terkilir, pembengkakan ibu jari manakala dilakukan dalam selang waktu yang lebih lama."
  • "Minum air panas yang ditambah air jeruk nipis dan setengah sendok teh garam bisa mengatasi sembelit (susah buang besar). Jika sedang sembelit imbangi juga dengan banyak makan buah-buahan dan makanan dari gandum."


  • "Apel bagus untuk mengobati kecanduan alkohol karena mampu menghilangkan keracunan dan mengurangi keinginan pada anggur dan minuman memabukkan lainnya. Selingi juga dengan jus seledri karena memiliki efek menenangkan dan menjadi penawar alkohol."


  • "Penderita hipertensi atau gangguan jantung disarankan untuk makan makanan yang kaya serat. Salah satunya setelah bangun bagi, minumlah air hangat dengan dengan jus lemon dan madu atau jus segar dari buah apel, anggur, jeruk, nanas."


  • "Mandi dengan air hangat yang dicampur garam Inggris (Epsom) selama 15-20 menit sebelum tidur, bermanfaat untuk kasus pegal, linu, encok, rematik, diabetes, radang urat saraf, pilek, radang selaput lendir, gangguan ginjal, sakit asam urat dan penyakit kulit."


  • "Penderita hipertensi harus memastikan setidaknya 8 jam tidur nyenyak, karena istirahat adalah aspek yang penting dari pengobatan. Paling penting dari semua itu, hindari ketegangan, kekhawatiran, kemarahan dan tergesa-gesa yang berlebihan."


  • "Penderita ginjal harus menghindari sayuran yang mengandung asam oksalat seperti bayam dan kokoa. Sayuran yang sangat baik adalah bawang putih, asparagus, peterseli, selada air, ketimun dan seledri. Sedang buah terbaik adalah pepaya dan ginjal."


  • "Mengunyah jambu biji mentah adalah tonik yang sangat baik untuk gigi dan gusi. Ini menghentikan pendarahan dari gusi karena memiliki efek styptic (menguncupkan jaringan atau pembuluh darah) dan kaya akan vitamin C."


  • "Kubis merupakan obat yang berguna untuk obesitas (kegemukan), karena sayur yang satu ini mengandung asam tartarat yang menghambat kenversi gula dan karbohidrat lain menjadi lemak. Ini sangat berguna untuk penurunan berat badan."


  • "Sakit kepala dapat disebabkan karena kekurangan vitamin B, yaitu asam pantotenat, B1 (tiamin), B2 dan B6 (pyridoxine). Vitamin B kompleks berfungsi sebagai perlindungan terhadap sakit kepala, termasuk migrain. Makanan yang banyak mengandung vitamin B antara lain ikan, hati, biji gandum dan ragi bir."


  • "Terapi air (hydrotherapy) dapat efektif dalam pengobatan insomnia. Menusapkan air hangat ke punggung dan tulang belakang sebelum tidur, merendam kaki di air hangat serta mandi air netral (panas dicampur dingin) selama 1 jam tiap hari dapat mengatasi insomnia dan depresi."


  • "Spektrum warna alami, seperti ungu, nila, biru, hijau, kuning, jingga dan merah, sangat penting untuk pemeliharaan kesehatan dan penyembuhan penyakit. Misalnya warna biru, dapat memberi efek menenangkan dan merah dapat merangsang daya manusia."

VLEK PARU TIDAK SELALU TBC PARU

Selama ini ada kesalahan persepsi yang telanjur berkembang di masyarakat: vlek paru identik dengan penyakit Tuberkulosis (TBC/TB). Padahal banyak penyakit lain yang juga ditandai dengan adanya flek paru. "Kesalahan persepsi inilah yang harus diluruskan," ujar dr. Muhidin, Sp.A.

Yang dimaksud dengan vlek paru adalah adanya bercak atau infiltrat pada paru-paru. "Gambarannya bisa dilihat lewat foto rontgen, yaitu pada paru-paru yang seharusnya berwarna hitam karena berisi udara terdapat bercak-bercak putih, baik yang sebesar gabah atau lebih besar lagi."
Bercak putih bisa merupakan cairan, pemadatan, maupun penguncupan, lanjut spesialis anak dari RSUD Koja, Jakarta Utara ini. Cairan itu sendiri bisa berasal dari darah, nanah, atau lainnya. Tentu saja gambaran ini menegaskan bahwa paru-paru dalam kondisi tidak sehat.
PERJALANAN UDARA
Paru-paru sebagai organ vital dalam tubuh mempunyai fungsi utama menghirup dan menyaring udara. Udara yang kita hirup terdiri atas nitrogen, oksigen, air, karbondioksida dan partikel-partikel lain. Sebelum sampai ke paru-paru, udara yang kita hirup mengalami perjalanan panjang, yakni masuk melalui hidung, kemudian melewati pangkal laring menuju trakea (batang tenggorokan yang bercabang menuju kedua bronki utama). Dari sini, udara disalurkan ke dalam bronkioli (bronki yang paling kecil) dan terakhir masuk ke dalam jutaan kantong udara (alveoli) yang berada dalam paru-paru.
Paru-paru sendiri diliputi oleh pleura, yaitu lapisan yang melindungi dan membantu paru-paru mengembang sekaligus berkontraksi dengan mudah di dalam rongga dada. Paru-paru yang normal pada prinsipnya bisa menghindari diri dari infeksi karena hidung dan sistem pernapasan bisa menjalankan fungsinya dengan baik, yakni menyaring udara secara efektif.
Apalagi secara fisiologis, saluran napas mempunyai sistem eskalasi bulu getar yang dapat mengeluarkan penyakit, kotoran, benda asing serta lendir/riak secara otomatis seperti halnya ban berjalan. "Tapi dengan satu syarat, sistem tersebut masih berjalan dengan sempurna. Selama kondisinya masih seperti itu, tidak ada penyakit yang bisa bersarang di paru-paru," tandasnya.
ANEKA PENYAKIT DENGAN VLEK PARU
Pada dasarnya vlek paru tidak kenal usia, bisa ditemukan pada orang dewasa, anak kecil, bahkan dengan beberapa kondisi khusus bisa ditemukan pada bayi.
Inilah macam penyakit yang ditandai dengan adanya vlek paru.
* TBC PARU-PARU
Vlek paru oleh awam sering diidentikkan dengan TBC paru-paru, padahal tidak selalu vlek yang muncul di paru-paru itu berarti TBC paru-paru. Perlu diketahui, TBC paru-paru merupakan infeksi akut maupun kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacteriumtuberculosis. Pada orang-orang dewasa, TBC paru-paru dapat menular melalui udara, yaitu saat penderita bersin atau batuk. Selama infeksi awal, biasanya TBC paru-paru menunjukkan gejala-gejala batuk, cepat lelah, lemas, nafsu makan menurun, demam ringan, dan berkeringat pada malam hari. Sementara pada kondisi parah, penderita TBC paru-paru seringkali mengalami batuk darah dan sakit pada bagian dada.
Pengobatan untuk TBC berlangsung lama dan harus dijalani secara intensif, minimal 6 bulan, tergantung berat-ringannya penyakit tersebut. Oleh dokter biasanya akan diberi obat jenis INH, rimphafisin dan pirazinamide.
Seringkali terjadi karena keharusan minum obat dalam jangka waktu lama, si pasien jadi bosan atau merasa sudah sembuh, hingga pengobatannya tidak tuntas. Padahal kalau pengobatannya tidak tuntas, si pasien akan kebal terhadap obat tersebut. Bila suatu saat kembali terserang kuman TBC, di paru-parunya, maka pengobatannya jadi lebih sulit.
* BRONKITIS
Bronkitis bisa terjadi bila ada peradangan di saluran udara yang mengirimkan oksigen keparu-paru. Peradangan tersebut mengakibatkan keluarnya lendir, sehingga memicu tubuh memberikan respons berupa batuk-batuk. Bila seseorang diduga terserang bronkitis, ada beberapa gejala yang ditunjukkan yaitu flu, batuk rejan, radang tonsil, alergi, penurunan daya tahan tubuh dan infeksi saluran pernapasan yang terjadi berulang-ulang.
Bronkitis bisa disembuhkan dengan cara berobat jalan melalui pemberian obat dan antibiotik yang sesuai. Namun bila kondisinya sudah parah atau ada komplikasi, tak ada jalan lain, kecuali pasien harus menjalani rawat inap.
* VLEK PARU PADA BAYI
Biasanya beberapa jam setelah proses persalinan, baru bisa diketahui kalau ada vlek pada paru-paru bayi. Vlek ini sering juga diistilahkan sebagai aspirasi pneumonia. Penyebabnya antara lain kemasukan air ketuban saat proses persalinan, tersedak saat minum susu dan sebagainya.
Gejala yang paling mudah dilihat adalah bayi mengalami sesak napas. Melalui pemeriksaan rontgen dapat diketahui kalau di paru-parunya ada bayangan putih atau vlek. Dokter akan melakukan beberapa tindakan untuk mengeluarkan cairan tersebut dari dalam paru-parunya.
* PNEUMONIA
Pneumonia juga ditandai adanya vlek pada paru-paru yang bisa dilihat dengan foto rontgen. Pneumonia paling banyak disebabkan bakteri Streptococcus pneumoniae, selain oleh jamur dan virus. Pneumonia atau radang paru-paru adalah infeksi yang ditandai dengan mengumpulnya cairan dalam kantong udara (alveoli), sehingga pergantian udara terganggu. Gejala umum yang ditunjukkan adalah demam, batuk, dan sesak napas.
Deteksi dini dapat dilakukan sendiri, yaitu dengan menghitung frekuensi napas per menit. Bila frekuensinya di atas angka normal, berarti yang bersangkutan mengalami sesak napas dan harus ditangani secara medis. Frekuensi normal yang bisa digunakan sebagai patokan adalah sebagai berikut:
-> bayi umur 0-28 hari/sebulan (bayi neonatus), batas frekuensi tarikan napasnya adalah 60 kali atau lebih sedikit setiap menit.
-> anak usia sebulan sampai setahun, batasnya adalah 50-60 tarikan napas per menit.
-> anak di atas 1 tahun adalah 40-50 tarikan napas per menit.
-> Sedangkan orang dewasa batasnya sampai 20 tarikan napas per menit.
PENANGANAN VLEK PARU
Walaupun penyebabnya bisa berbeda, penyakit-penyakit yang ditandai dengan vlek pada paru-paru mempunyai gejala umum yang hampir sama, yaitu batuk, sesak napas dan beberapa kasus ditandai dengan demam.
Karena itulah perlu pemeriksaan intensif oleh dokter untuk memastikan apa sebenarnya penyakit yang diderita. Salah satunya adalah penegasan dari foto rontgen. Jika sudah diketahui penyebabnya, tentu bisa ditentukaan pula penanganannya yang tepat.
Penanganan dini memperbesar peluang kesembuhan secara total dengan pemberian obat maupun antibiotik yang tepat. Namun bila terlambat, apalagi bila sudah disertai komplikasi, tentu penanganannya jadi lebih sulit.
HIDUP SEHAT, PARU-PARU SEHAT
Orang-orang yang tinggal di kota besar, hampir bisa dipastikan tidak ada yang mempunyai paru-paru yang benar-benar sehat. Hal ini disebabkan tingginya tingkat polusi udara. Walaupun begitu, beberapa hal bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan paru-paru kita, sehingga hidup pun menjadi lebih sehat. Berikut beberapa di antaranya:
Pola Makan Sehat
- Amat dianjurkan untuk mengonsumsi bahan makanan yang mengandung vitamin lengkap, terutama vitamin C, E, B kompleks, B6, B12, dan makanan yang mengandung protein.
- Jadikan buah dan sayur selalu masuk dalam daftar menu utama keluarga.
- Hindari konsumsi bahan makanan yang banyak mengandung bahan pengawet, penyedap rasa, zat pewarna atau zat-zat aditif/tambahan lainnya.
Olahraga Teratur
- Lakukan olahraga secara teratur agar daya tahan tubuh prima.
* Hindari Rokok dan Zat Berbahaya Lain
- Jangan merokok dan jangan pula menjadi perokok pasif. Itulah sebabnya orang tua hendaknya tidak merokok di dekat anak karena asap rokok akan memposisikan anak-anak jadi perokok pasif.
- Hindari alkohol dan obat-obatan terlarang yang dapat menimbulkan efek kecanduan seperti narkoba.
- Hindari stres yang dapat memicu konsumsi alkohol dan pemakaian obat berbahaya.
Hindari Polusi
- Pilihlah lingkungan tempat tinggal yang tingkat pencemaran/polusi udaranya rendah. Hindari lingkungan perumahan yang terus-menerus terpapar zat polutif seperti asap pabrik dan asap kendaraan bermotor.
* Lekas Periksa
- Bila sudah muncul keluhan batuk dalam waktu lama dan tak kunjung sembuh, sesak napas apalagi kalau disertai demam, jangan buang-buang waktu untuk segera memeriksakan diri ke dokter.


Ps. untuk masalah THT gampang ko, kasih aja makan Nc dan Ry.

HEPATITIS

Istilah "Hepatitis" dipakai untuk semua jenis peradangan pada hati (liver). Penyebabnya dapat berbagai macam, mulai dari virus sampai dengan obat-obatan, termasuk obat tradisional. Virus hepatitis juga ada beberapa jenis, hepatitis A, hepatitis B, C, D, E, F dan G. Manifestasi penyakit hepatitis akibat virus bisa akut ( hepatitis A ) dapat pula hepatitis kronik ( hepatitis B,C ) dan adapula yang kemudian menjadi kanker hati ( hepatitis B dan C ). 

Hepatitis A 
Seringkali infeksi hepatitis A pada anak-anak tidak menimbulkan gejala, sedangkan pada orang dewasa menyebabkan gejala mirip flu, rasa lelah, demam, diare, mual, nyeri perut, mata kuning dan hilangnya nafsu makan. Gejala hilang sama sekali setelah 6-12 minggu. Orang yang terinfeksi hepatitis A akan kebal terhadap penyakit tersebut. Berbeda dengan hepatitis B dan C, infeksi hepatitis A tidak berlanjut ke hepatitis kronik. 
Masa inkubasi 30 hari.Penularan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi feces pasien, misalnya makan buah-buahan, sayur yang tidak dimasak atau makan kerang yang setengah matang. Minum dengan es batu yang prosesnya terkontaminasi. 
Saat ini sudah ada vaksin hepatitis A, memberikan kekebalan selama 4 minggu setelah suntikan pertama, untuk kekebalan yang panjang diperlukan suntikan vaksin beberapa kali. Pecandu narkotika dan hubungan seks anal, termasuk homoseks merupakan risiko tinggi tertular hepatitis A. 

Hepatitis B 
Gejala mirip hepatitis A, mirip flu, yaitu hilangnya nafsu makan, mual, muntah, rasa lelah, mata kuning dan muntah serta demam. Penularan dapat melalui jarum suntik atau pisau yang terkontaminasi, transfusi darah dan gigitan manusia. 
Pengobatan dengan interferon alfa-2b dan lamivudine, serta imunoglobulin yang mengandung antibodi terhadap hepatitis-B yang diberikan 14 hari setelah paparan. 
Vaksin hepatitis B yang aman dan efektif sudah tersedia sejak beberapa tahun yang lalu. Yang merupakan risiko tertular hepatitis B adalah pecandu narkotika, orang yang mempunyai banyak pasangan seksual. 
Mengenai hepatitis C akan kita bahas pada kesempatan lain.

Hepatitis D 
Hepatitis D Virus ( HDV ) atau virus delta adalah virus yang unik, yang tidak lengkap dan untuk replikasi memerlukan keberadaan virus hepatitis B. Penularan melalui hubungan seksual, jarum suntik dan transfusi darah. Gejala penyakit hepatitis D bervariasi, dapat muncul sebagai gejala yang ringan (ko-infeksi) atau amat progresif. 

Hepatitis E 
Gejala mirip hepatitis A, demam pegel linu, lelah, hilang nafsu makan dan sakit perut. Penyakit yang akan sembuh sendiri ( self-limited ), keculai bila terjadi pada kehamilan, khususnya trimester ketiga, dapat mematikan. Penularan melalui air yang terkontaminasi feces. 

Hepatitis F 
Baru ada sedikit kasus yang dilaporkan. Saat ini para pakar belum sepakat hepatitis F merupakan penyakit hepatitis yang terpisah.

Hepatitis G 
Gejala serupa hepatitis C, seringkali infeksi bersamaan dengan hepatitis B dan/atau C. Tidak menyebabkan hepatitis fulminan ataupun hepatitis kronik. Penularan melalui transfusi darah jarum suntik. Semoga pengetahuan ini bisa berguna bagi Anda dan dapat Anda teruskan kepada saudara ataupun teman Anda.

Mencegah Kanker Hati
KANKER hati merupakan kanker yang sering dijumpai di Indonesia. Kanker ini dihubungkan dengan infeksi Hepatitis B atau Hepatitis C. Artinya pada umumnya penderita kanker hati pernah terinfeksi Hepatitis B atau C. 
Penyakit Hepatitis B dan Hepatitis C sering dialami penduduk Indonesia. Kedua penyakit ini ditularkan melalui cairan tubuh. Virus Hepatitis B dan Hepatitis C dapat ditularkan melalui hubungan seksual, jarum suntik, dan transfusi darah. 
Pada umumnya dewasa ini di negeri kita transfusi darah sudah aman, darah yang akan diberikan diskrining Hepatitis B, Hepatitis C, dan HIV. Dengan demikian kemungkinan penularan Hepatitis dan HIV melalui transfusi darah sudah menjadi kecil. Gejala penyakit Hepatitis, virus biasanya dimulai dengan demam, pegal otot, mual, mata menjadi kuning, dan air seni berwarna kemerahan seperti air teh. Namun, tidak semua orang mengalami gejala seperti itu. 
Gejala Hepatitis C biasanya lebih ringan dibandingkan dengan Hepatitis A atau B. Setelah terserang Hepatitis A pada umumnya penderita sembuh secara sempurna, tidak ada yang menjadi kronik. Hepatitis B juga sebagian besar akan sembuh dengan baik dan hanya sekitar 5-10 persen yang akan menjadi kronik. Bila hepatitis B menjadi kronik maka sebagian penderita hepatitis B kronik ini akan menjadi sirosis hati dan kanker hati. 
Pada Hepatitis C penderita yang menjadi kronik jauh lebih banyak. Sebagian penderita Hepatitis C kronik akan menjadi sirosis hati dan kanker hati. Hanya sebagian kecil saja penderita Hepatitis B yang berkembang menjadi kanker hati. Begitu pula pada penderita Hepatitis C hanya sebagian yang menjadi kanker hati. Biasanya diperlukan waktu 17 sampai dengan 20 tahun seorang yang menderita Hepatitis C untuk berkembang menjadi sirosis hati atau kanker hati. 
Sekarang memang ada obat baru untuk Hepatitis B yang disebut lamivudin. Obat ini berupa tablet yang dimakan sekali sehari. Sedangkan jika diperlukan pengobatan untuk Hepatitis C tersedia obat Interferon (suntikan) dan Ribavirin (kapsul). Namun penggunaan obat-obat tersebut memerlukan pengawasan dokter. 
Hasil pemeriksaan darah yang menunjukkan anti HBs positif berarti Anda pernah terinfeksi virus Hepatitis B, namun virus tersebut sudah tidak ada lagi dalam darah Anda (HbsAg negatif). Itu bahkan menunjukkan bahwa Anda sekarang sudah mempunyai kekebalan terhadap Hepatitis B (anti HBs positif). Karena itu selama kadar antibodi anti HBs Anda tinggi, maka Anda tak perlu lagi divaksinasi. Imunisasi Hepatitis B dapat dimulai sejak bayi. 
Anti HCV negatif artinya Anda belum pernah terinfeksi Hepatitis C. Sampai sekarang ini belum ada vaksin untuk Hepatitis C sehingga Anda dianjurkan agar berhati-hati sehingga tidak tertular Hepatitis C. Jadi hindari kontak dengan cairan tubuh orang lain. Salah satu cara yang efektif untuk menurunkan kekerapan kanker hati adalah dengan imunisasi Hepatitis B. Ini telah dibuktikan di banyak negara. Ternyata, negara-negara yang mempunyai program imunisasi Hepatitis B yang baik kekerapan kanker hati menurun dengan nyata. Mudah-mudahan masyarakat kitapun peduli terhadap imunisasi Hepatitis B ini. 

Bila Leukosit Susut Atau Melejit


Sel darah putih atau Leukosit merupakan "bala tentara" kita. Tugasnya melindungi tubuh agar tahan menghadapi serangan kuman, entah itu virus, bakteri, atau sejenisnya. Pendek kata, leukosit berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh.

Dalam melakukan aktivitas sehari-hari, manusia tidak luput dari serangan berbagai macam kuman pembawa bibit penyakit. Beruntung, tidak setiap serangan tersebut bisa merobohkan tubuh, berkat pasukan tempur yang selalu siap melawan kuman. Pasukan tempur itu adaiah sel darah putih yang dikenal dengan sebutan leukosit.

Sebagai gambaran, luka akibat goresan merupakan pintu masuk bagi kuman. Nah, di daerah luka itulah sel darah putih akan berkumpul dan berperang melawan kuman hingga tuntas.

Bagian tubuh yang luka seringkali tampak merah dan membengkak serta mengeluarkan nanah. Itu merupakan efek dari peperangan kuman melawan sel darah putih.

Jika set darah putih menang, kuman akan hilang dan tubuh kembali normal. Sebaliknya, jika sel darah putih kalah, diperlukan obat-obatan dari luar untuk membantu sel darah putih melawan kuman. Bisa dibayangkan betapa pentingnya sel darah putih dalam tubuh kita.

Gangguan sumsum tulang

Sebagian orang pernah mengalami kekurangan sel darah putih atau disebut leukopenia. Kondisi ini terjadi bila jumlah sel darah putih kurang dari 5.000 dalam setiap tetes darah. Manusia normalnya memiliki sel darah putih berjumlah 5.000 hingga 10.000 dalam setiap tetes darahnya.

Dijelaskan oleh Dr. Noorwati Sutandyo, Sp.PD-KHOM, leukopenia bisa dikarenakan sumsum tulang mengalami gangguan. "Sumsum tulang merupakan produsen sel darah putih. Jika sumsum tulang bermasalah, otomatis jumlah sel darah putih akan mengalami gangguan juga," ujarnya.

Leukopenia juga bisa disebabkan oleh infeksi. Disebutkan oleh Dr. Noorwati, infeksi dari kuman atau bakteri bisa menyebabkan penurunan jumlah sel darah putih. Kurangnya sel darah putih juga bisa terjadi karena adanya penyakit autoimun seperti HIV/AIDS atau lupus.

Pengaruh obat-obatan seperti efek dari kemoterapi pun bisa menyebabkan terjadinya leukopenia. Beberapa jenis obat yang digunakan pada kemoterapi bisa merusak sumsum tulang, sehingga produksi sel darah merah menurun. Meski demikian, kondisi ini
tidak selalu terjadi pada tiap orang, bergantung kondisi masing-masing pasien.

Namun, keadaan ini tidak berlangsung lama pada pasien yang menjalani kemoterapi. "Biasanya jumlah sel darah putih akan menurun selama beberapa hari. Ini disebabkan efek obat kemoterapi, tetapi kemudian leukosit akan kembali pada jumlah normal lagi," tuturnya.

Kanker darah

Penyebab lain dari leukopenia adaiah kanker, terutama kanker darah. "Banyak orang beranggapan bahwa kanker akan memicu jumlah leukosit. Padahal, kanker juga bisa menurunkan kadar leukosit. Apalagi jika kanker tersebut sudah menyerang sumsum tulang dan menyebar ke seluruh tubuh. Penyebab ini yang seringkali luput atau menipu perhatian dokter," ungkap Dr. Noorwati.

Kekurangan sel darah putih bisa menyebabkan seseorang rentan terserang penyakit ataupun infeksi. Bahkan, penyakit ringan seperti flu saja bisa membuat pasien leukopenia menderita hebat.

"Ini diakibatkan kurangnya pasukan tempur dalam tubuh. Penyakit yang seharusnya bisa dengan mudah ditangani oleh tubuh menjadi sulit sembuh," sebut dokter di RS Kanker Dharmais, Jakarta ini.

Atasi penyebabnya

Leukopenia seringkali diketahui ketika pasien memeriksakan diri ke dokter karena keluhan penyakit. Penyakit yang dialami itu kerapkali merupakan gejala dari leukopenia.

Cara tercepat untuk mengetahuinya adaiah dengan melakukan tes jumlah darah putih. Kemudian dokter akan memeriksa penyebab terjadinya penurunan jumlah sel darah putih. Jika sudah diketahui, barulah bisa ditentukan cara pengobatannya.

Untuk saat ini, diungkapkan Dr. Noorwati, cara paling efektif untuk menangani leukopenia adalah dengan mengatasi penyebabnya. "Jika leukopenia disebabkan oleh infeksi, obati saja infeksinya. Jika disebabkan oleh kanker, obati kankernya," katanya.

Ia pun menambahkan, belum ada pola makan atau diet yang berhubungan untuk menambah jumlah sel darah putih.

"Kalau leukopenia dikarenakan kanker, pola makan tidak bisa menaikkan jumlah leukosit. Karena itu, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang lebih untuk membantu proses pemulihan," ujarnya.

Selasa, 10 Agustus 2010

OSTEOPOROSIS


Osteoporosis, atau tulang keropos adalah suatu penyakit yang ditandai dengan massa tulang yang rendah dan kerusakan struktur dari jaringan tulang, menyebabkan keregasan tulang dan meningkatkan resiko terjadinya fraktur (patah tulang) terutama pada tulang paha, tulang belakang dan tulang lengan.
Insidennya dapat terjadi pada wanita dan laki-laki, dan merupakan suatu penyakit yang dapat dicegah dan diobati.
Apa itu tulang ?
Tulang merupakan jaringan yang hidup dan tumbuh.  Tulang terdiri sebagian besar dari kolagen, suatu protein yang membentuk rangka tulang yang lunak dan kalsium fosfat merupakan mineral yang membuat keras dan kuat rangka tersebut.
Kombinasi dari kolagen dan kalsium membuat tulang lentur dan kuat,  yang akan membantu menahan tekanan. Lebih dari 99% dari kalsium tubuh terdapat pada  tulang dan gigi, sisanya 1 % terdapat pada darah.
Selama hidup anda, tulang yang tua disingkirkan (resorpsi) dan tulang yang baru dibentuk pada rangka (formasi). Selama masa anak-anak  dan remaja, tulang baru di bentuk lebih cepat daripada tulang lama (yang disingkirkan), sehingga tulang menjadi lebih besar, berat dan padat. Formasi tulang lebih cepat dibandingan resorpsi tulang sampai massa tulang puncak (kekuatan dan kepadatan tulang maksimum) yang dicapai sekitar usia 30. Setelah usia ini, resorpsi tulang akan melampaui formasi tulang.
Untuk wanita, kehilangan massa tulang paling cepat terjadi setelah menoupause dan hal itu berlanjut terus. Osteoporosis yang sebagian besar mempengaruhi wanita juga mempengaruhi laki-laki yang akan berkembang ketika resorpsi tulang terjadi terlalu cepat atau ketika formasi terjadi terlalu lambat. Osteoporosis kemungkinan akan terjadi jika anda tidak mencapai massa tulang puncak selama waktu pembentukan tulang.
FAKTOR-FAKTOR RESIKO YANG TIDAK DAPAT ANDA UBAH :
  • JENIS KELAMIN - kemungkinan anda terkena osteoporosis lebih besar bila wanita. Wanita memiliki jaringan tulang yang kurang dan kehilangan tulang lebih cepat dibandingkan pria oleh karena perubahan yang terjadi terkait menopause.
  • USIA – semakin tua usia anda, resiko anda terkena osteoporosis semakin besar. Tulang anda menjadi lebih tipis dan lemah seperti bertambahnya usia anda.
  • UKURAN TUBUH – wanita dengan tulang yang tipis dan kecil memiliki resiko yang lebih besar
  • RAS – wanita Asia dan Kaukasia memiliki resiko yang paling tinggi. Wanita Afro-Amerika dan Hispanik memiliki resiko yang lebih rendah akan tetapi resiko yang signifikan.
  • SEJARAH KELUARGA – resiko fraktur dapat terjadi karena bagian dari keturunan. Anda yang memiliki orang tua dengan sejarah terjadinya fraktur, kemungkinan juga akan terjadi penurunan massa tulang dan beresiko terjadi fraktur
FAKTOR-FAKTOR RESIKO YANG DAPAT ANDA UBAH :
HORMON SEX – Ketiadaan menstruasi yang abnormal pada periode menstruasi (amenorrhea), kadar estrogen yang rendah (menoupause) dan kadar testoteron pada laki-laki yang rendah dapat membawa kepada osteoporosis.
ANOREKSIA NERVOSA- Ditandai dengan rasa takut yang tidak rasional akan kelebihan berat badan, kelainan pola makan ini dapat meningkatkan resiko osteoporosis
ASUPAN KALSIUM DAN VITAMIN D – Pola makan yang rendah kalsium dan vitamin D akan membuat anda cenderung kehilangan massa tulang.
PENGGUNAAN OBAT-OBATAN – Penggunaan jangka panjang glukokortikoid dan beberapa anti konvulsan dapat menyebabkan terjadinya kehilangan kepadatan tulang dan fraktur
GAYA HIDUP – Gaya hidup yang tidak aktif atau istirahat berbaring yang lama akan cenderung untuk melemahkan tulang
MEROKOK – Rokok buruk untuk tulang, juga untuk jantung dan paru-paru
ASUPAN ALKOHOL – Konsumsi alkohol yang berlebihan akan meningkatkan resiko kehilangan tulang dan fraktur
PENCEGAHAN
Untuk mencapai massa tulang yang optimal dan pembentukan jaringan tulang yang terus menerus, terdapat beberapa faktor yang harus anda pertimbangkan :
KALSIUM :
Suplai kalsium yang tidak mencukupi akan memiliki andil terjadi osteoporosis. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa rendahnya asupan kalsium dikaitkan dengan rendahnya massa tulang, kehilangan tulang yang cepat, dan angka kejadian fraktur yang tinggi.
Sumber kalsium yang baik termasuk produk susu rendah lemak seperti : susu, yogurt, keju dan es krim; sayuran berdaun hijau tua seperti : brokoli, bayam,  sayuran lainnya; ikan sardin dan salmon dengan tulangnya; tahu; kacang almond; dan makanan yang diperkaya dengan kalsium, seperti jus jeruk, sereal dan roti.
REKOMENDASI ASUPAN KALSIUM (mg/hari)
NATIONAL ACADEMY OF SCIENCES (1997)
osteoporosis
VITAMIN D :
Vitamin D memainkan peranan penting pada penyerapan kalsium dan kesehatan tulang. Vitamin D secara alami dibentuk di kulit melalui paparan sinar matahari. Sementara banyak orang yang mampu mendapat cukup vitamin D secara alami, ada beberapa penelitian memperlihatkan produksi vitamin D menurun pada manula, pada orang yang lebih banyak berada di dalam rumah dan pada orang-orang  selama musim dingin.  Tergantung pada situasi , anda mungkin memerlukan supplemen untuk memastikan asupan vitamin D harian antara 400-800 UI (Unit Internasional).
LATIHAN :
Seperti halnya otot, tulang merupakan jaringan hidup yang memiliki respon terhadap latihan dengan menjadi lebih kuat. Latihan beban merupakan yang terbaik untuk tulang anda sebab akan memaksa anda melawan gravitasi. misal : jalan-jalan, mendaki, jogging, menaiki tangga, latihan beban, tenis dan dansa.
MEROKOK :
Merokok berakibat buruk pada tulang anda, juga jantung dan paru-paru. Wanita yang merokok memiliki kadar estrogen yang lebih rendah dibandingkan bukan perokok dan mereka sering mendapat menopause lebih dini. Merokok juga menyebabkan penyerapan kalsium dari makanan rendah.
ALKOHOL :
Konsumsi alkohol secara rutin 2 – 3 ons sehari dapat merusak tulang rangka, bahkan pada pria dan wanita muda. Mereka yang peminum berat lebih cenderung kehilangan tulang dan fraktur, sebab selain karena nutrisi yang buruk dan juga meningkatkan resiko terjatuh.
OBAT-OBATAN YANG MENYEBABKAN KEHILANGAN TULANG :
Penggunaan jangka panjang panjang:
Glukokortikoid (obat yang banyak diresepkan berbagai penyakit termasuk : arthritis, asthma, penyakit Crohn, lupus dan penyakit lain pada paru-paru, ginjal dan hati) dapat menyebabkan kehilangan kepadatan tulang dan fraktur.
Phenytoin dan barbiturat; obat anti kejang.
Gonadotropin Releasing Hormon (GnRH) yang digunakan untuk mengobati endometriosis.
Preparat alumunium untuk antasida; pengobatan kanker tertentu dan kelebihan hormon tiroid.
GEJALA-GEJALA
Osteoporosis sering disebut “silent disease” karena kehilangan tulang terjadi tanpa gejala. Orang mungkin tidak mengetahui bahwa mereka terkena osteoporosis sampai tulang mereka menjadi lemah sehingga bila mendadak adanya ketegangan pada tulang, tabrakan dan terjatuh akan menyebabkan faktur pada tulang seperti pada tulang paha atau kolaps tulang belakang. Kolaps tulang belakang biasanya dimulai dengan rasa sakit yang parah dibagian punggung, kehilangan tinggi atau kelainan (deformitas) tulang belakang seperti kiposis (postur tubuh bongkok yang parah)
DETEKSI
Berkenaan dengan pengukuran medis yang lengkap, dokter anda mungkin merekomendasikan bahwa massa tulang anda untuk diukur. Pengukuran dengan alat ukur BMD (Bone Mineral Density)merupakan cara terbaik untuk menentukan kesehatan tulang anda.
Pengukuran BMD dapat mengindentifikasi osteoporosis, menentukan resiko  terjadinya fraktur dan mengukur respon pengobatan osteoporosis yang dijalani.
Alat BMD digunakan sebagai :
  • Mendeteksi kepadatan tulang yang rendah sebelum terjadinya fraktur
  • Menegakkan diagnosa osteoporosis jika anda telah mengalami satu atau lebih fraktur
  • Memperkirakan kemungkinan fraktur di masa mendatang
  • Menentukan kehilangan angka tulang anda dan/ atau memonitor manfaat dari pengobatan jika pengukuran dilakukan pada dengan interval satu tahun atau lebih.

OSTEOARTHRITIS


lututOSTEOARTHRITIS Adalah salah satu jenis dari keluarga besar penyakit arthritis yang paling sering terjadi. Sering disebut juga degeneratifosteoarthritis atau hipertropic OA. OA merupakan radang sendi yang bersifat kronis dan progresif disertai kerusakan tulang rawan sendi berupa integrasi (pecah) dan perlunakan progresif permukaan sendi dengan pertumbuhan tulang rawan sendi ( osteofit) di tepi tulang.
Literatur menunjukkan 1 dari 6 populasi menderita penyakit OA ini. WHO melaporkan 40 persen penduduk dunia yang lansia akan menderita OA lutut, dari jumlah tersebut, 80 persen mengalami keterbatasan gerak sendi
Patofisiologi Kartilago hyaline (jaringan rawan sendi)
Adalah jaringan elastis yang 95 persen terdiri dari air dan matrik ekstra selular, 5 persen sel kondrosit. Fungsinya sebagai penyangga atau shock breaker, juga sebagai pelumas, sehingga tidak menimbulkan nyeri pada saat pergerakan sendi.
Apabila kerusakan jaringan rawan sendi lebih cepat dari kemampuannya untuk memperbaiki diri, maka terjadi penipisan dan kehilangan pelumas sehingga kedua tulang akan bersentuhan. Inilah yang menyebabkan rasa nyeri pada sendi lutut.
Setelah terjadi kerusakan tulang rawan, sendi dan tulang ikut berubah. Pada permukaan sendi yang sudah aus terjadilah pengapuran. Yaitu tumbuhnya tulang baru yang merupakan mekanisme pertahanan tubuh untuk menjadikan sendi kembali stabil, tapi hal ini justru membuat sendi kaku.
Sendi yang sering menjadi sasaran penyakit ini adalah sendi yang sering digunakan sebagai penopang tubuh seperti lutut, tulang belakang, panggul, dan juga pada sendi tangan/kaki. Jika tidak diobati sakit akan bertambah dan tidak bisa berjalan. Selain itu, tulang bisa mengalami perubahan bentuk atau deformity bersifat permanen. Bengkok pada kaki bisa ke dalam maupun keluar. Dampak kelainan ini muncul perlahan 10 tahun kemudian untuk itu perlu waspada.
JENIS-JENIS OA
1. Primer
Penyebab tak diketahui, akibat proses penuaan alami. Dialami setelah usia 45 tahun, tidak diketahui penyebab secara pasti, menyerang perlahan tapi pasti, dan dapat mengenai banyak sendi. Biasanya mengenai sendi lutut dan panggul, bisa juga sendi lain seperti punggung dan jari-jari.
2. Sekunder
Dialami sebelum usia 45 tahun, penyebab trauma (instability) yang menyebabkan luka pada sendi (misalnya patah tulang atau permukaan sendi tidak sejajar), akibat sendi yang longgar dan pembedahan pada sendi. Penyebab lain adalah faktor genetik dan penyakit metabolik.
GEJALA OA
Penyakit ini bisa tanpa gejala (asimptomatik) artinya walaupun menurut hasil X-ray hampir 70 persen manula lebih 70 tahun dideteksi menderita penyakit OA, tetapi hanya setengahnya mengeluh, sedangkan selebihnya normal. Berikut ini tanda tanda serangan OA :
  • Persendian terasa kaku dan nyeri apabila digerakkan .Pada mulanya hanya terjadi pagi hari, tetapi apabila dibiarkan akan bertambah buruk dan menimbulkan rasa sakit setiap melakukan gerakan tertentu , terutama pada waktu menopang berat badan, namun bisa membaik bila diistirahat kan . Pada beberapa penderita , nyeri sendi dapat timbul setelah istirahat lama,misalnya duduk di kursi atau di jok mobil dalam perjalanan jauh. Terkadang juga dirasakan setelah bangun tidur di pagi hari.
  • Adanya pembengkakan/peradangan pada persendian (Heberden’s dan Bouchard’s nodes)
    Persendian yang sakit berwarna kemerah-merahan.
  • Kelelahan yang menyertai rasa sakit pada persendian
  • Kesulitan menggunakan persendian
  • Bunyi pada setiap persendian(crepitus). Gejala ini tidak menimbulkan rasa nyeri, hanya rasa tidak nyaman pada setiap persendian (umumnya lutut)
  • Perubahan bentuk tulang.Ini akibat jaringan tulang rawan yang semakin rusak, tulang mulai berubah bentuk dan meradang , menimbulkan rasa sakit yang amat sangat.
FAKTOR RESIKO;
  • Usia diatas 50 tahun.
  • wanita
  • Kegemukan
  • Riwayat immobilisasi
  • Riwayat trauma atau radang di persendian sebelumnya.
  • Adanya stress pada sendi yang berkepanjangan,misalnya pada olahragawan.
  • Adanya kristal pada cairan sendi atau tulang .
  • Densitas tulang yang tinggi
  • Neurophaty perifer
  • faktor lainnya : ras, keturunan dan metabolik.
DIAGNOSIS OA
Curigai pada manula dengan gejala OA dan lakukan pemeriksaan Xray foto pada sendi yang dikeluhkan, khusus untuk lutut pemeriksaan dilakukan posisi berdiri dan kedua lutut diperiksa untuk pembanding.
Pada foto xray penderita OA kita bisa jumpai adanya osteofit pada pinggir sendi, penyempitan rongga sendi,peningkatan densitas tulang subkhondral, kista pada tulang subkhondral, cairan sendi. Pada pemeriksaan laboratorium penderita OA normal, tapi diperlukan untuk membedakan dengan penyakit lain.
Pada kasus OA dengan cairan sendi berlebihan diperlukan pemeriksaan analisis cairan sendi untuk membedakan dengan OA yang terinfeksi, karena pada OA analisis cairan sendi jernih, kental, sel darah putih < 2000/mL.
PENGOBATAN OSTEOARTHRITIS
  • Edukasi pasien
  • Obat nyeri
  • Excercise, menghilangkan kekakuan dan lingkup sendi lebih luas.
  • Suplemen sendi : Glukosamin dan Chondroitin , masing-masing memiliki fungsi yaitu : Chondroitin sulfat berguna untuk merangang pertumbuhan tulang rawan dan menghambat perusakan tulang rawan.Glukosamin adalah pembentukan proteoglycan, bekerja dengan merangsang pembentukan tulang rawan, serta menghambat perusakan tulang rawan.
  • Pemberian injeksi hyaluronic acid
  • Artroskopi debridement, suatu prosedur tindakan untuk diagnosis dan terapi pada kelainan sendi dengan menggunakan kamera, dengan alat ini dokter melakukan pembersihan dan pencucian sendi, selain itu dokter dapat melihat kelainan pada sendi yang lain dan langsung dapat memeperbaikinya.
  • Penggantian sendi (THR), prosedur ini dilakukan pada kasus stadium lanjut (3dan 4). Setelah operasi pasien dapat berjalan kembali dengan tanpa rasa nyeri.